Tampilkan postingan dengan label 2016. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2016. Tampilkan semua postingan
--
0


         Guru, "di gugu dan di tiru", mungkin ini salah satu hal yang pernah kita dengar dari rekan sesama guru. Dulu juga guru kita pernah memberi kata ini kepada kita, sebuah konsep nilai diri sebagai panutan. Bukan hanya di kelas, tetapi juga di sekolah dan bahkan di masyarakat. Dahulu, banyak guru kita mungkin juga tetangga kita atau bahkan masih dekat dengan keluarga kita, mungkin sanak saudara dari keluarga besar kita. Kita bersekolah di kampung yang pendidiknya kita kenal dengan baik, karena masih satu kampung yang sama. Jadi mereka sangat menjaga sikap dan perilaku di kampung tersebut.

Mungkin ada juga, kita bersekolah karena orang tua kita, mengenal watak dan perilaku guru yang mengajar kita saat itu. Jadi, semacam ada rasa kepercayaan agar kita sebagai anaknya mendapat guru yang sudah sangat akrab dengan orang tua kita. Karena perilaku dan watak mereka yang baik, yang penuh contoh nilai - nilai moral yang diakui sebuah keluarga atau sebuah kampung yang sama. Jadi sering kali guru yang mendidik kita karena ada kesamaan nilai - nilai yang orang tua kita anut. Pendidikan yang berdasarkan kepercayaan satu sama lain, atas kesamaan jiwa dan hati. Antara orang tua dan guru terdapat kesamaan perasaan dan pemahaman yang saling.

Sebuah hal yang mungkin sedikit demi sedikit mulai bergeser saat ini. Karena sekarang bersekolah terkadang karena kemampuan ekonomi atau keinginan orang tua mencapai nilai tertinggi dan prestasi terbaik bagi putra-putrinya. Ada juga karena fasilitasnya yang dianggap mewah dan lingkungan pertemanannya yang elit bagi orang tua, bukan lagi karena melihat kebutuhan anak. Bisa juga karena kesulitan ekonomi dari keluarga, anak disekolahkan karena gratis tanpa biaya apa pun, kalau bisa malahan dapat bonus A, B, C, D dari sekolahnya yang memang sangat manusiawi sebagai makhluk sosial. Mungkin ada juga yang sekolah karena jaraknya dekat dan tinggal jalan kaki, ini terutama bagi jenjang - jenjang bawah. Namun, acap kali karena rasa ketidakpercayaan orang tua terhadap kebiasaan putra-putrinya yang dianggap suka melanggar aturan atau "dicurigai" sering bepergian tanpa kabar jika sekolahnya lepas dari pantauan mereka. Kondisi terakhir ini bukan hanya di jenjang sekolah dasar, tetapi juga di jenjang menengah dan atas. Bahkan acapkali di jenjang politeknik atau universitas, orang tua tidak percaya anak yang mereka lahirkan dan besarkan dianggap bayi besar yang tidak bisa dipercaya dan dibri kepercayaan lebih.

Inilah juga yang membuat guru atau pendidik saat ini mengamini perilaku anak-anak tersebut untuk memberi batasan, aturan, dan garis yang sering kali dan acapkali cukup keras. Kadang ditemui terlalu keras, bukan untuk disiplin, melainkan juga mengarah pada pemaksaan. Padahal seharusnya siswa-siswi diberikan batasan dan aturan, bukan langsung, namun diberi alasan mengapa, apa dampaknya jika melanggar, atau bagaimana jika terjadi hal-hal yang salah jika dilakukan. Berikan murid-murid kita alasan, dampak, dan risiko, serta perkuat kemampuan pola pikir mereka ke depannya. Memberikan mereka, akan seperti dampak di waktu akan datang jika mereka berbuat salah atau jika mereka tidak memhami kondisi. Memang, masa depan dan perubahannya tidak ada yang tahu secara pasti, namun dengan memberi kebebasan dan kemerdekaan berpikir, semoga kita menciptakan anak - anak dan kelak manusia-manusia yang berpikir dan berperilaku merdeka bukan karena hanya sekadar takut.


Naskah resmi non-AI oleh pemilik blog dalam rangka lomba #60hariMenulis dengan om Jay

--
0

Selamat pagi semuanya.

Sudah belajar belum untuk Ujian Sekolah semester duanya di tahun 2016 ini?

Kalau belum, belajarlah dengan giat.

Nah untuk membantu belajarnya saya berikan contoh soal-soal dari materi TIK. Untuk download penuhnya ada di bagian bawah :)

1.    Jika kita memiliki akun di Facebook dan kemudian akan mengambil foto yang pernah kita pasang, disebut apakah proses mengambil dokumen foto tersebut...


a.    Download
b.    Upload
         c.    OnLine
         d.    OffLine



2.    Berikut adalah perangkat Output di komputer PC...


a.    Keyboard
b.    Mouse
c.    Projector
d.    Mic