--
0


 

Beberapa hari ini, saya cermati banyak orang mengalami flu dan demam, kadang disertai batuk ringan. Tanpa terkecuali, siswa - siswi saya sendiri di sekolah kami. Jika saya tanya dan coba ngobrol dengan mereka, kebanyakan karena warga di dalam rumahnya sendiri sudah ada yang kena gejala yang mirip sejak 1-2 minggu lalu dan ada yang sudah sembuh dan belum.

Menurut beberapa sumber yang saya baca, saat ini juga sedang muncul istilah baru yang saya dengar, yaitu influenza A. Ini informasinya bukan flu varian baru seperti covid-19 yang banyak seri dan variannya. Infonsya hanya dua jika terkena manusia Influenza A dan Influenza B serta Influenza C. Di Indonesia sendiri, jika mengutip dari website kesehatan yang berafiliasi dengan beberapa dokter lainnya, tertulis saat ini Indonesia sedang mulai banyak yang terkena Influenza A. Karena di kawasan ASEAN juga memang sedang tinggi penularannya walau belum bisa disebut wabah apalagi disebut KLB (Kejadian Luar Biasa) seperti tahun 2019, semoga saja tidak terjadi.

Berdasarkan penelusuran saya pribadi di media terkait kesehatan, baik swasta maupun resmi pemerintah menyebutkan  beberapa gejala umum influenza A sebagai berikut :

  • Demam tinggi
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Lemas

Virus influenza A menyebar melalui percikan ingus atau liur (droplet) yang dihasilkan saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Droplet ini dapat terhirup oleh orang lain atau menempel pada permukaan benda di sekitar penderita. Jadi, misalnya, rumah dengan kepadatan tinggi atau fasilitas umum yang sirkulasi udaranya tidak terbuka penuh, namun dengan AC atau tertutup sama sekali.

No Response to "Penyakit paska letusan atau influenza A"

Posting Komentar

Terima kasih...