Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan
--
0

 


Mungkin ada yang pernah melihat sistem operasi ini





Pernah kah melihat tampilan antar muka dari sistem operasi buatan paling awal dari Microsoft seperti ini?
Saya mengalami era awal dengan tampilan antar muka (User Interface) seperti ini di era SD sejak rumah saya kedatangan CPU dengan Prosessor Intel Pentium 1


--
0




Apakah kita menyadari satu hal saat pertama kali melihat sesuatu? Misalnya jika kita melihat hari ini dan mau menggunakan kolom komentar pada web berbasis blog yang dimiliki Google. Kita akan melihat seperti gambar dibawah ini. Karena saya seorang blog walker dan suka membaca dan mengomentari isi sebuah blog dan kadang memberi emoticon pada sebuah blog menarik dari judul dan isinya. Maka saya langsung sadar, ada hal yang salah dan tidak pada biasanya dan tidak pada seharusnya.


Begitulah teknologi, apa yang kita lihat hari ini bisa saja beruabh esok hari dan seterusnya. Apa yang kita pahami hari ini, apa yang kita lihat hari ini atau kemarin, bisa saja juga berubah tadi malam. Semua kita lihat dan kita rasa permanen kadang jadi hal lawas di esok pagi dan hari seterusnya. Sistem yang kita lihat dan berjalan normal hari ini, bisa jadi error atau malahan tidak jalan sama sekali. Begitu cepatnya tenologi dan sistem berubah.
Kita sering melihat apa yang lalu terkadang sebagai hal saat ini dan besok mungkin akan ada lagi. mata dan pikiran kita meilhat dan hanya ingin menerima jika suatu hal yang kita lihat sebelumnya, besok atau lusa pasti ada dalam sebuah aplikasi berbasis web. Padahal tidak selalu demikian dan akan selalu demikian.
 
Saya baru mengalaminya Jumat lalu. mengikuti sebuah pelatihan di sebuah sekolah dari Guru Informatika yang berada di wilayah kami. Guru ini menyebutkan sebuah fitur yang nampaknya menjadi andalan beliau untuk membuat materi ini terlihat mudah dan lebih cepat dikerjakan. Apalagi dengan fitur AI yang dilatih dari pelatih kemendikdasmen sebelumnya, beliau begitu yakin dengan fitur penting ini. Namun siang itu, apa yang beliau cari ternyata fiturnya hari itu tiba - tiba menghilang tanpa jejak begitu saja. fitur penghubung antara aplikasi Gemini dan Google Flownya tiba - tiba menghilang. Beliau mencoba meyakinkan kami bahwa data ada namun, fitur mendadak hilang begitu saja dalam hitungan jam sebelum pelatihan kecil ini. Suatu hal yang tidak pernah beliau duga.

Maka bisa dikatakan, apa yang kita sadari saat melihat di hari ini, bisa saja besok atau bahkan beberapa jam akan hilang dan diganti atau berubah.





Naskah resmi non-AI oleh pemilik blog kerja sama dengan om Jay

 

--
0


 

    Mungkin tidak banyak orang yang pernah mendengar web bernama LinkedIn. web buatan Reid Hoffman yang dibuat ide dan dikembangkan awal di ruang tamu rumahnya sejak 2003. Kemudian berpindah di kantor wilayah Mountain View, California Amerika Serikat. Reid sendiri merupakan orang lama di dunia teknologi informasi, dahulu merupakan eks-eksekutif Paypal, perusahaan milik Elon Musk yang sangat terkenal di dunia teknologi. Sehingga aplikasi ini menjadi sangat terkenal di kalangan profesional pencari kerja dan perekrut kerja di dunia sekitar 2006 dengan mulainya tingkat keuntungan atau  profit  yang mulai terlihat yang sejalan dengan keuntungan dari pengguna yang terus bertumbuh. Perusahaan semakin berkembang dan mendapatkan IPO (Initial Public Offering) atau penawaran saham perdananya di 2011.

setelah resmi semakin menguntungkan, maka perusahaan besar lain seperti Microsoft mulai membeli sebagian besar sahamnya di 2016 dengan proses akuisisi senilai $26.2 million atau setara Rp 461.9 trilyun jika di konversi ke nilai tukar hari ini di 6 September 2026. Kenapa Microsoft sebagai perusahaan yang pernah memonopoli perangkat lunak dunia seperti operating system Windows-nya yang terkenal atau aplikasi lunak office-nya yang saat ini masih mendominasi sebagai jawara aplikasi lunak terbanyak dipakai di Laptop dan PC baik yang resmi maupun bajakan di Indonesia. Perusahaan ini jika mengakuisisi, pastinya ada pertimbangan bisnis dan adanya kepentingan ekonomi maha besar. Jadi LinkedIn memang memonopoli juga seperti Microsoft di era Pendiri nya Bill Gates, sampai akhirnya kalah di pengadilan Eropa. Tentu LinkedIn diharapkan bisa memonopoli pasar yang diemban aplikasi berbasis web ini.
 
Apa yang dapat digunakan pada LinkedIn saat ini?
Pertama, ini adalah aplikasi pertama yang menghubungkan perusahaan multinasional dan Nasional di Indonesia yang menghubungkan informasi langsung dengan pekerjanya yang sudah karyawan tetap sebagai anggota. kedua, aplikasi ini menghubungkan perusahaan dengan pencari kerja baik level awal sampai yang sudah profesional. Ketiga aplikasi ini menghubungkan bagian HRD (Human Resources Department) atau bagian pemberi kerja yang dapat langsung terhubung dengan pencari kerja tanpa ditengahi perusahaan lain alias tanpa Outsourcing system yang terkenal memberikan kesulitan seperti potongan upah kerja besar atau sistem kontrak yang tidak jelas. Sehingga LinkedIn semacam pasar terbuka tiga rangkai sekaligus: perusahaan utama, perwakilan perusahaan melalui HRD dan pencari kerja level tertentu. Biasanya dengan kemampuan dan keahlian tingkat menengah dan mahir.

LinkedIn digunakan untuk perekrutan lintas negara bahkan lintas benua, hingga saat ini sangat mampu digunakan. Banyak pekerja lokal Indonesia saat ini bisa bekerja di luar negri tanpa harus hadir terlebih dahulu di sesi interview di Amerika Serikat atau Eropa dengan membuang uang mahal untuk mendapat pekerjaan Impian dengan keuntungan /  benefit  bentuk Dollar atau Euro. Bahkan pekerja dengan keahlian spesifik bahkan sekarang sudah dicari pencari pekerja / perekrut perusahaan (HeadHunter) besar luar negri langsung di Indonesia. Baik dengan Interview atau bisa datang langsung ke perusahaan perekrut sebagai wakil perusahaan asing tersebut di Indonesia.
 
Dengan kondisi ini, aplikasi ini memiliki secara langsung data diri dan menyimpan jutaan orang - orang yang berkeahlian tingkat menengah hingga tinggi, tidak hanya di bidang informatika namun juga orang - orang di bidang akutansi, ekonomi dan keahlian - keahlian lainnya. Perusahaan juga dapat mengakses dan melihat karyawan - karyawan potensial dari perusahaan saingan maupun divisi - divisi internal perusahaan lain, lengkap dengan seluruh isi tim yang terkoneksi. Inilah kekuatan sebenarnya dari LinkedIn. Jadi jika dahulu orang - orang profesional hanya dapat di lihat oleh rekan se-profesi atau yang tergabung dalam profesi yang sama. Saat ini cukup dengan bergabung sebagai pengguna LinkedIn maka kita dapat membuka basis data sebagian pekerja profesioaal di seluruh dunia. Apalagi jika kita pengguna tingkat / level  Premium maka kita mampu melihat seluruh fungsi LinkedIn. Mulai dari melihat perusahaan, melihat siapa yang tertarik dengan keahlian kita baik secara perorangan, orang-orang perekrut Headhunter hingga perwakilan perusahaan langsung seperti staff atau level C (Chief) manajemen di perusahaan tersebut.
 
Maka jika kita bertanya dan ingin tahu perusahaan apa yang merekrut, siapa yang direkrut dan kebutuhan perusahaan itu seperti apa setiap waktu. LinkedIn adalah web paling dicari di dunia. Maka Microsoft sebagai pemilik saat ini, sangat mudah melihat rekanan bisnisnya atau bahkan pesaingnya dalam perekrutan karyawan terbaik di seluruh dunia. Walaupun pastinya masih tidak 100% membuka tabir rahasia perusahaan, namun setidaknya sudah 90-95% rahasia pekerja di sebuah perusahaan sangat jelas mudah di akses. Jadi pekerja profesional sekarang selain harus memiliki kompetensi resmi bidangnya, setidaknya agar diakui adalah wajib memiliki akun LinkedIn.
Apakah anda memilikinya?


Naskah resmi non-AI oleh pemilik blog kerja sama dengan om Jay