
Jika kita
melihat Jakarta sebelumnya dengan kondisi bisa berjalan setiap hari jika ingin
atau sekadar ingin sehat sebagai gaya hidup yang dilakukan seminggu sekali atau
dua kali, disebabkan kesibukan. Ingin berhemat untuk jarak dekat hingga
menengah dengan JakLingko yang sangat mengurangi pengeluaran transportasi yang
harus berpindah banyak titik atau bersimpul naik kendaraan umum. Rasanya
Jakarta saat ini bagi sebagian orang sudah cukup atau lebih dari sekadar cukup
walau belum seratus persen sangat nyaman. Sehingga waktu tempuh lumayan bisa
dihitung dan diperkirakan. Juga, biaya pengeluaran rumah tangga dan pribadi
bisa ditekan ke bawah sebagai pengeluaran.
Maka, bahasan
kita di bagian dua ini adalah transportasi yang apalagi istimewa dan bahkan
menghubungkan area dalam kota Jakarta dan juga perbatasan-perbatasan di
sekeliling Jakarta. Transportasi ini ada yang di bawah manajemen BUMN dan di bawah perusahaan swasta, dengan berbagai kekurangan dan kelebihannya, dan dalam rentang waktu serta usia yang sudah, bahkan sejarahnya dapat ditarik ke era sebelum Indonesia Merdeka, dan ada juga yang baru lahir setelah era reformasi. Jadi, mari kita bahas satu per satu sesuai dengan rentang usia
termuda.
TransJakarta
adalah sebuah kata baru dan perusahaan yang dibentuk setelah era reformasi.
Masa ketika kepuasan publik atas transportasi yang dikelola negara atau
perusahaan koperasi swasta turun hampir ke titik nadir. Era di mana kecelakaan
dan kondisi buruk transportasi kota utama dan ibu kota negara dianggap sebagai
cermin buruk untuk wilayah - wilayah di kota lain di Indonesia. Di era 80
sampai 90, misalnya, ada banyak becak lalu lalang dengan aturan tidak jelas dan
bahkan menunggu penumpang di berbagai pasar yang kadang kala masuk ke jalan
utama kota. Kondisi lambat juga sering kali menghambat lalu lintas. Lalu ada
lagi kendaraan bemo atau bajai era bensin, kendaraan yang berisik dan
memekakkan telinga serta menimbulkan polusi udara.
Kemudian ada MRT kepanjangan dari Moda Raya Terpadu dalam bahasa Indonesia
dan Mass Rapid Transit dalam bahasa Inggris. Sebuah kereta
dalam jalur rel yang berjalan di atas dengan penopang tiang - tiang di tengah
jalan yang kemudian di taman-taman kecil sebagai pemanis. Bukan kereta seperti
umumnya
Naskah resmi non-AI oleh pemilik blog kerja sama dengan OmJay
No Response to "Kemerdekaan memilih hidup dalam kota Jakarta (bagian-2)"
Posting Komentar
Terima kasih...